7 Tips Traveling Seru di Argentina

7 Tips Traveling Seru di Argentina – Awalnya saya tidak ada rencana untuk traveling ke Argentina karena sering mendapat kabar bahwa visa Argentina ribet dan biaya  jalan jalan disananya juga mahal di banding negara Amerika Latin lainnnya. Namun setelah tahu bahwa sekarang paspor Indonesia bisa buat visa Argentina secara online (ETA) dan biayanya sepertiganya lebih murah dari biaya visa di kedutaan Argentina, saya pun langsung niat berangkat.

Selain itu, mata uang peso yang tiap hari semakin jatuh membuat saya semakin tertarik untuk menjelajahi negeri asal Tango ini. Karena artinya traveling di Argentina pun bisa semakin murah!

Setelah satu bulan menjelajah Argetina, berikut tips liburan seru di Argentina dari saya.

1. Gunakan Transportasi Publik

Kalau kamu mau keliling Buenos Aires lebih baik menggunakan transportasi publik karena pilihannya banyak dan harganya murah. Berbagai transportasi publik yang tersedia misalnya bus, subway (kereta bawah tanah) dan sepeda untuk publik.

Khusus untuk subway dan bus, kamu harus memiliki kartu SUBE (Sistema iconico de Boleto Electrónico dalam bahasa Spanyol) . Kartu ini adalah satu-satunya alat pembayaran yang diterima untuk tarif angkutan umum. Kamu dapat membeli di internet, di stasiun subway, di kantor pos dan beberapa toko lokal, seperti di kios atau toko tiket lotere. Uniknya kartu ini saldonya bisa sampai minus 50 peso untuk memudahkan pengguna kalau-kalau lupa isi saldo dan lagi terburu-buru.

Buenos Aires

Untuk menggunakannya, kamu harus kasih tau ke supir bus ketika naik kemana tujuan akhir kamu jadi supir bus akan menekan tombol dan akan keluar angka biaya ongkos kamu. Sementara kalalu kamu naik kereta bawah tanah, kamu harus melekatkan kartu SUBE pada saat masuk dan keluar portal subway karena nominalnya di  kurangi setelah akhir perjalanan. Sementara untuk memakai angkutan sepeda, kamu bisa download aplikasi BA Ecobic.

2. Bahasa Spanyol Campur Italia

Seperti sebagian besar negara Amerika Latin, bahasa resmi Argentina adalah bahasa Spanyol. Meskipun begitu dialog Spanyol penduduk Buenos Aires sedikit berbeda dengan dialog orang latin pada umumnya. Hal ini karena penduduk Buenos Aires berbicara dengan dialek lunfardo Spanyol. Ini adalah bahasa gaul dengan akar Italia yang awalnya di bawa oleh imigran Italia yang pindah ke Buenos Aires di abad ke 19.

Makanya kalau berbicara sehari-hari pasti kamu ‘ngeh’ kalau orang Argentina menggunakan bahasa Italia, misalnya bilang ‘ciao’ dan bukan ‘adios’ untuk say goodbye atau menggunakan ‘birra’ dan bukan ‘cerveza’ untuk bir.  Kalau kamu bisa bahasa Spanyol atau Italia, jangan malu celoteh aja di jalan, karena di Argentina gak banyak yang bisa berbhasa Inggris.

3. Wajib Cobain Steak Argentina

Siapa yang kenal bistik Argentina, yang konon katanya bistik paling enak sedunia. Apa sih rahasia di balik rasa gurihnya? Ternyata berbeda dengan ternak sapi di negara lain yang banyak di kasih biji-bijian, sebagian besar ternak sapi Argentina memakan rumput yang subur di lahan yang luas dan subur. Alhasil, sapinya mengandung banyak asam lemak dan omega-3. Artinya selain daging sapi Argentina lebih sehat karena sedikit risiko kolesterol atau penyakit jantung, rasanya pun lebih gurih!

Steak Argentina

Eits, setelah asik mencobai bistik Argentina, jangan lupa memberikan ektra tip 10 percent di tagihan kamu ya.  Karnea ada aturan tidak tertulis untuk tip minimal 10% di semua restoran, kafe, dan pub. Meskipun tidak wajib, tapi kita kudu ikut kaedah sosial masyarakat setempat untuk menghargai waiters yang melayani kamu.

Baca juga: Transportasi Umum Dari Bandar Lampung Ke Krui

4. Wine Murah Meriah

Argentina adalah produsen anggur terbesar kelima di dunia! Sama seperti makanan, budaya nge-wine ini awalnya di bawa orang Spanyol. Selama penjajahan Spanyol, anggur dibawa untuk di kembangkan ke daerah bernama Santiago del Estero pada tahun 1557. Karena banyak lahan di Argentina yang subur dan cocok dengan tanaman anggur, maka perkebunan anggur pun tersebar luas di negara ini.

Drink wine with friends

Awalnya Argentina fokus produksi minuman wine pada kuantitas dan bukan kualitas. Namun karena sadar bahwa harga impor bisa lebih mengguntungkan bila kwalitas wine di tingkatkan, maka secara nasional produksi wine pun difokuskan pada kwalitasnya. Makanya jangan heran kalau ke restaurant, menu wine lebih murah dari harga air mineral.

5. Lokasi Taman Jepang Terbesar di Luar Jepang

Sewaktu keliling area hits di Buenos Aires, Palermo, saya kaget ketemu taman ala-ala Jepang yang gede banget. Ternyata itu adalah  taman Jepang terbesar di luar Jepang bernama ‘Jardín Japonés de Buenos Aires’. Taman ini diresmikan pada tahun 1967 bertepatan dengan kunjungan kaisar Jepang, Akihito, dan istrinya Michiko.

Jardín Japonés de Buenos Aires

Seperti taman ala Jepang pada umumnya, berbagai elemen taman dirancang untuk menciptakan keseimbangan dan harmoni alias Zen. Ada berbagai macam tanaman, kolam dengan ikan mas (koi), pulau kecil buatan dengan jembatan, dan patung-patung kepercayaan Jepang. Bahkan pengunjung dapat membeli kerjajinan tangan yang dibuat oleh pengrajin origami Jepang, makanan ala Jepang hingga pohon bonsai di taman ini.  Keliling taman berukuran 2 hektar ini benar-benar membuat kamu berasa sedang di Jepang dan bukan di Amerika Selatan! Wajib cobain pokoknya!

6. Recoleta Cemetry (Tempat Pemakaman Unik)

Sesuai dengan namanya, area pemakaman paling unik sedunia ini berlokasi di Recoleta yakni area kelas menengah di Buenos Aires. Recoleta Cemetery  resmi ditetapkan sebagai tempat pemakaman umum kota pertama pada tahun 1822.  Meskipun ini adalah area kuburan, tempat ini sama sekali tidak mirip dengan tempat pemakaman biasa yang gelap dan menakutkan. Tempat ini penuh dengan karya seni seperti batu dan kayu yang di ukir rumut, pilar megah dan struktur rumah dan kamar yang indah.

Recoleta

Sebagian besar makam disini adalah milik kaum berada atau kelas menengah yang ingin memiliki memori indah orang kesayangannya yang telah tiada. Salah satu tokok terkenal yang di makamkan di sini adalah mantan ibu negara Evita Peron yang dokumentasi hidupnya pernah di filmkan serta di pernakan oleh Madonna. 

7. Punya Toko Buku Terindah di Dunia

El Ateneo Grand Splendid di Barrio Norte, Buenos Aires adalah toko buku yang terletak di bekas teater, Teatro Gran Splendid. Teater berkapasitas 1,050 orang ini awalnya dibuka pada Mei 1919 namun sejak 2000 telah di ubah jadi toko buku. Interior toko buku ini glamor banget,  penuh dengan tirai merah dan keemasan, sampai buat gak fokus.

El Ateneo Grand Splendid

Banyak yang berkunjung ke toko ini bukan untuk beli buku tapi untuk menikmati keindahan interionya. Selain menjual buku, tempat ini juga memiliki café di bagian panggungnya. Jadi bisa ngopi sambil menikmati interior yang menawan.  Sangkin bagusnya, tahun 2019, National Geographic menamai tempat ini “toko buku paling indah di dunia”. Bagi pecinta buku, ini tempat yang wajib kamu datagi kalau singgah ke Buenos Aires.

Tentang Penulis:

Pengalaman ini ditulis ekslusif untuk ramitan.com oleh Olivia Purba. Seorang travel addict yang sudah keliling ke 52 negara di 6 benua. Pengalaman travelingnya sudah dibukukan oleh Gramedia di buku “Traveling Aja Dulu: Jalan-jalan Gratis ke 35 negara”. Ikuti update perjalanannya di www.travelingajadulu.com atau Instagram www.instagram.com/traveling.aja.dulu

Komentar disini