Pengalaman Ikut TOEFL ITP, Ini Tips dan Triknya

Pengalaman Ikut TOEFL ITP, Ini Tips dan Triknya – Kali ini saya ingin membahas mengenai pengalaman saya mengikuti TOEFL ITP beberapa bulan yang lalu. Saya mengikuti tes ini di salah satu lembaga bimbingan bahasa Inggris daerah Yogyakarta. Test of English as a Foreign Language (TOEFL) Institutional Testing Program (ITP) merupakan program untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris seseorang. Tes ini diujikan kepada orang-orang yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris. Biasanya tes ini digunakan untuk mendaftar beasiswa atau kuliah di universitas di luar negeri. Saya juga mengikuti tes ini untuk mendaftar beasiswa.

Pada tes ini ada tiga kemampuan yang diujikan, yaitu listening comprehension, structure and written expression, dan reading comprehension.

Kemampuan yang Diujikan

Sesi pertama dari TOEFL ITP adalah listening comprehension. Tes ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan listening atau mendengar seseorang memahami bahasa Inggris secara lisan. Bentuknya adalah percakapan dan monolog, disajikan 50 soal dalam waktu 30-40 menit.

Yang kedua adalah structure and written expression. Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dalam menulis dan memahami tata bahasa serta struktur tulisan dalam bahasa Inggris. Tersedia 40 soal pilihan ganda dalam 25 menit waktu pengerjaan.

Terakhir, sesi reading comprehension. Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kemmpuan seseorang dalam membaca teks bahasa Inggris. Tersedia 50 soal dalam waktu 55 menit pengerjaan.

Baca juga:

Mempersiapkan Diri untuk TOEFL ITP

Mengerjakan sebuah tes apalagi tidak dengan bahasa yang sehari-hari digunakan memang membuat gugup. Cara setiap individu dalam belajar pun juga berbeda. Ada beberapa tips yang sebaiknya dipersiapkan jika ingin mengambil TOEFL ITP.

1. Membaca

Sudah bukan rahasia umum kalau membaca itu punya banyak manfaat. Bahan bacaan untuk persiapan tes TOEFL bisa apa saja, asalkan teks tersebut berbahasa Inggris. Bisa artikel sederhana, cerita pendek, novel, atau tulisan akademik. Membaca akan mengasah kemampuan otak dalam pemahaman struktur kata, arti kalimat, dan memperkaya kosa-katamu.

2. Menonton Video

Menonton video berbahasa Inggris akan melatih pendengaran kita pada percakapan bahasa Inggris. Jenis video yang ditonton juga bisa apa saua, yang penting berbahasa Inggris. Bisa film berbahasa Inggris, video wawancara atau talkshow, bahkan mendengarkan narator berbahasa Inggris pada sebuah game. Pengucapan bahasa Inggris setiap orang itu bisa berbeda, walau berasal dari tempat yang sama. Maka dari itu, berlatih mendengar percakapan bahasa Inggris dalam berbagai macam video akan membantu kita terbiasa mendengarnya.

Kamu bisa menggunakan subtitle bahasa Inggris atau bahasa Indonesia untuk mempermudah pemahamanmu mendengarkan percakapan bahasa Inggris. Kalau sudah terbiasa, percaya deh kita tidak akan terlalu sering membaca subtitle lagi.

3. Mencatat Kosa Kata

Dengan banyak membaca dan mendengar, kita akan menemukan banyak kosa kata baru. Mencatatnya adalah hal paling mudah yang bisa kita lakukan agar tidak lupa di kemudian hari. Kamu bisa membaca catatanmu kapan saja kamu membutuhkannya.

4. Latihan Soal

Ada banyak buku dan web yang menyediakan latihan soal TOEFL gratis. Kita bisa Googling dan mulai berlatih simulasi mengerjakan TOEFL ITP. Jangan lupa perhatikan waktu yang berjalan, ya.

Tips and Trick Mengerjakan TOEFL ITP

Nah, kalau sudah mempersiapkan diri dengan baik, kita tinggal berdoa dan yakin saja bahwa kita sudah siap untuk berperang mengerjakan tes yang sebenarnya.

Pada sesi listening comprehension, fokuskan diri pada topik percakapan. Tidak perlu memahami semua kata yang diucapkan, kita hanya perlu fokus pada inti percakapan saja dan pertanyaan yang diajukan. Saat sesi long conversation, kita bisa mencatat beberapa kata kunci yang penting.

Pada sesi structure and written expression, kemampuan kosa kata kita akan diuji. Pahami struktur dan maksud kalimat yang ada. Pilih jawaban yang paling tepat. Jika merasa ragu, baca lagi kalimat secara keseluruhan.

Terakhir, pada sesi reading comprehension, kita tidak perlu terlalu tegang saat membaca teksnya. Baca dahulu pilihan jawaban yang tersedia, kemudian baca lagi teksnya dan temukan jawaban yang menurutmu paling tepat. Jangan lupa untuk memahami konteks bacaannya mulai dari ide pokok hingga ke anak kalimatnya, juga konsentrasi karena kalimat yang ada bisa membingungkan. Namun, kalau kita sudah banyak berlatih membaca teks, pasti tidak akan terlalu kesulitan memahami bacaan bahasa Inggris.

Itu dia beberapa tips yang bisa dipraktekkan jika ingin mengerjakan tes TOEFL ITP. Selain persiapan belajar, kita juga harus mempersiapkan tubuh yang fit. Oleh karena itu, jangan lupa makan sehat dan teratur, serta tidur cukup.

Penulis: Tim Xerpihan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *