Cara Membuat Konten Studi Kasus dan Manfaatnya

Pembuatan Konten Studi Kasus untuk Bisnis Online

Membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah bisnis yang Anda jalankan adalah suatu hal yang menantang. Anda bisa memulainya dengan membangun bisnis memakai layanan jasa hosting murah dan terpercaya. Namun tak cukup sampai di situ, Anda harus membuat konten yang menarik dan bekerja efektif. Kali ini akan dibahas lebih jauh mengenai pembuatan konten studi kasus serta apa saja manfaatnya.

Konten Studi Kasus

Sebelum melangkah lebih jauh, mari pahami dulu apa itu yang dimaksud dengan konten studi kasus. Studi kasus itu sendiri merupakan analisis atau disebut juga catatan dari masalah yang akan diselesaikan, solusi apa yang dipakai, serta bagaimana hasil yang diperoleh. Dalam dunia bisnis, studi kasus ini dianggap sangat penting karena punya peran besar bagi majunya bisnis tersebut.

Baca juga: Agar Cepat Laku Bisnis UKM Harus Jual Produk Online

Studi kasus ini akan sangat membantu pelaku usaha dalam mendemonstrasikan dan membuktikan kepada publik bahwa produk atau layanan yang diberikan bekerja dengan efektif. Hal ini kemudian akan menjadi senjata untuk membentuk kepercayaan konsumen kepada bisnis Kamu. Jika konsumen percaya pada bisnis Kamu tersebut maka pengembangan bisnis akan berjalan lebih mudah.

Studi kasus bisa diambil dari komentar atau ulasan konsumen yang sudah menggunakan produk atau jasa yang Kamu berikan. Namun ulasan ini tidak hanya yang bersifat positif. Jenis ulasan yang bisa dijadikan landasan dalam studi kasus sifatnya lebih detail dan tidak hanya diambil bagus-bagusnya saja.

Baca juga: Sudah Saatnya Pelaku UKM Menerima Pembayaran Uang Digital

Memulai bisnis online mungkin terasa mudah. Kamu bahkan bisa memanfaatkan jasa pembuatan toko online terjangkau untuk membantumu. Namun, proses pengelolaan dan pengembangan toko online itu sendiri tidak bisa dibilang mudah. Kamu harus melakukan beragam jenis usaha agar bisnis tersebut bisa berkembang. Studi kasus ini menjadi salah satu strategi yang bisa dicoba dan dapat Kamu rasakan sendiri manfaatnya.

Cara Membuat Konten Studi Kasus

Jenis konten ini memang memiliki fungsi yang besar bagi keberlanjutan bisnis Kamu. Namun jika tidak dieksekusi dengan cara yang tepat, konten ini hanya akan menjadi tontonan yang membosankan. Berikut adalah beberapa cara pembuatan konten studi kasus yang bisa Kamu coba terapkan.

1. Temukan Kasus yang Layak Diangkat

Langkah pertama tentu adalah menemukan kasus yang layak untuk diangkat dan dibahas dalam konten tersebut. Kamu harus bisa menemukan kandidat terbaik untuk dideskripsikan, baik untuk pelanggan maupun proyek yang akan dibahas. Tentu topik kasus yang diangkat ini harus benar-benar bisa bekerja efektif memberikan pengaruh baik bagi bisnis Kamu.

Baca juga: Sahabat Terbaik Developer yang Harus Kamu Ketahui

Sebagai contoh, Kamu ingin menunjukkan kepada publik mengenai kemudahan melakukan pemesanan melalui website. Maka coba cari kandidat pelanggan yang melakukan pemesanan lewat website. Sajikan pula data yang menunjukkan berapa banyak orang yang telah melakukan transaksi melalui website. Hal ini bisa menunjukkan seberapa baik tampilan website Kamu hingga publik merasa nyaman.

2. Gunakan Data yang Akurat

Jika sudah menemukan jenis kasus yang tepat untuk diangkat sebagai konten, carilah data yang tepat. Pastikan bahwa Kamu hanya menggunakan data yang akurat untuk ditampilkan kepada publik. Tentu akan semakin sulit membangun kepercayaan publik jika data yang Kamu tampilkan kepada mereka saja tidak benar.

3. Temukan Feedback

Tampilkan kepada publik bagaimana konsumen merasa puas dengan produk atau pelayanan yang Kamu berikan. Hal ini penting untuk menarik perhatian publik dan mengajak mereka agar melakukan transaksi dengan Kamu. Jika perlu tampilkan beberapa kutipan bukti yang menunjukkan bahwa konsumen merasa puas dengan produk atau layanan Kamu.

4. Buat Cerita yang Menarik

Publik tentu tak akan memberi perhatian kepada konten yang Kamu buat jika konten tersebut tidak menarik. Menyajikan semua data secara mentah tanpa diolah jelas akan terasa membosankan dan membuat strategi ini menjadi gagal. Kamu harus bisa mengubah semua data tersebut menjadi suatu cerita yang menarik sehingga akan disimak oleh masyarakat.

Baca juga: Bisnis Hotspot Voucher Seperti Wifi.id

Pertama, tentukan dulu sudut pandang yang tepat. Kamu harus bisa menentukan poin mana yang akan dibahas dan apa yang akan disampaikan lewat cerita tersebut. Misalnya, Kamu membuat konten dengan judul ‘Pemakaian Desain Website Menarik untuk Mendongkrak Angka Penjualan’. Ini artinya Kamu akan mengambil sudut pandang pemakaian desain website.

Baca juga: Ini Alasannya Kamu Harus Berbelanja di Tempat Belanja Online Terpercaya

Ada banyak poin yang bisa mendongkrak penjualan, namun dalam konten ini Kamu hanya cukup membahas satu poin saja yaitu desain website. Sebenarnya Kamu diperbolehkan untuk membuat konten yang menggunakan lebih dari satu sudut pandang. Namun, hal ini bisa saja membuat pembahasan dalam konten jadi tidak fokus jadi lebih baik gunakan satu sudut pandang terlebih dahulu.

5. Buat Prinsip yang Kuat

Dalam proses pembuatan kontent tersebut, Kamu harus memiliki prinsip yang kuat. Jangan memasukkan kalimat-kalimat yang sekiranya akan menimbulkan pertanyaan atau bahkan keraguan publik. Pastikan publik merasa yakin hanya dengan melihat konten Kamu tersebut. Jika Kamu sudah memiliki pilihan konsep yang jelas dan ada data yang kuat maka tak akan sulit untuk mewujudkan konten ini.

6. Sertai Call to Action

Agar bisa memenuhi tujuan Kamu untuk melakukan promosi lewat konten studi kasus ini, maka tambahkanlah call to action. Call to action merupakan ajakan bagi audiens untuk melakukan apa yang menjadi tujuanmu. Bagian ini biasanya terletak di akhir konten dan menjadi penutup yang efektif untuk mengajak audiens melakukan transaksi.

Baca juga: Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Human Capital Management

Misalnya, Kamu menyediakan toko online, lalu Kamu membuat studi konten untuk menjadi ajang promosi jasa tersebut. Kamu bisa mengakhiri konten dengan kalimat, “Mulailah membangun bisnismu bersama kami.”

Manfaat Konten Studi Kasus

Memang apa yang bisa Kamu dapatkan dari pembuatan jenis konten ini? Konten studi kasus nyatanya bisa memberikan beragam manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat dari pembuatan konten studi kasus.

1. Membangun Kredibilitas dalam Waktu Singkat

Konten studi kasus akan menjadi alat untuk membangun kredibilitas secara efektif dalam waktu yang singkat. Lewat konten studi kasus, publik langsung paham apa yang ingin Kamu sampaikan. Konten ini dengan jelas menggiring publik untuk percaya pada bisnis yang Kamu jalankan tanpa perlu berbasa-basi.

2. Pembanding dengan Kompetitor

Konten studi kasus juga sangat bermanfaat untuk menunjukkan perbandingan performa bisnismu dengan kompetitor. Lewat jenis konten ini Kamu bisa menunjukkan dengan jelas bahwa bisnismu lebih unggul dari kompetitor. Dengan begitu akan lebih mudah bagi publik untuk menentukan pilihan transaksi pada bisnismu.

3. Menjadi Alat Marketing yang Efektif

Dari banyaknya jenis alat marketing yang bisa Kamu gunakan, studi kasus ini bisa jadi pilihan terbaik. Konten studi kasus merupakan alat marketing yang tepat sasaran dan langsung bisa mencapai apa yang dituju secara efektif. Konten ini memuat informasi bisnis dan keunggulannya secara singkat sehingga lebih mudah dicerna oleh calon konsumen.

Baca juga: Menguji Bandwidth Pada Jaringan Mikrotik

Itulah pembahasan singkat mengenai konten studi kasus dan cara membuatnya. Jenis konten ini wajib untuk Kamu coba sebagai salah satu alat marketing yang efektif. Bagi Kamu yang ingin mengembangkan bisnis online, segera rencanakan bisnis Kamu sekarang juga. Gunakan layanan jasa hosting murah yang bisa mengembangkan website bisnis secara optimal.

Komentar disini